Tampilkan postingan dengan label Bimbingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan. Tampilkan semua postingan

MENJADI REMAJA??? SIAPA TAKUT!


MENJADI REMAJA??? SIAPA TAKUT!





A.    Pengertian Pubertas            
Pubertas adalah masa transisi dari masa anak ke masa dewasa, yang ditandai dengan munculnya tanda–tanda seksual sekunder dan kemampuan bereproduksi dengan ditandai dengan perubahan hormonal, perubahan fisik, maupun perubahan psikologis dan sosial (Styne, 2000). Puber berasal dari kata latin Pubescere berarti mendapat pubes atau rambut kemaluan yaitu suatu tanda kelamin sekunder yang menunjukkan perkembangan seksual (Panuji & Umami, 1999).

BELAJAR KELOMPOK


Belajar Kelompok

A.    Pengertian Belajar
Belajar merupaka kegiatan yang dilakukan oleh manusia sejak lahir hingga dewasa. Manusia belajar untuk mendapatkan ilmu , pengetahuan dan pengalam baru. Mulai dari bayi manusia belajar. Dimulai dari belajar makan, minum, bicara, berjalan, dan berlari. Sampai pada usia tertentu manusia belajar memmperoleh pengalaman baru dari perjalanan hidupnya. Pengalaman hidup ini tidak bida diperoleh dengan berdiam diri didalam kamar saja. Sebuah pengalaman akan diperoleh apabila manusia mau belajar. Dalam proses belajar manusia akan mengalami kesalahan-kesalahan, dari kesalahan inilah manusia mendapatkan pengetahuan yang sesuai dengan yang diperlukannya.

SIAP MENTAL MENGHADAPI UJIAN AKHIR


SIAP MENTAL MENGHADAPI UJIAN AKHIR

A.    Kesiapan Mental Dalam Menghadapi Ujian
Sebagai seorang pelajar (peserta didik), maka  setiap peserta didik harus menyadari bahwa sebagai seorang peserta didik mempunyai tugas utama yaitu belajar, yang mana tugas ini sebenarnya  sudah cukup lama dilaksanakan peserta didik karena sekarang sudah duduk di bangku kelas IX yang berarti sudah sekitar 9 tahun menekuni kegiatan belajar tersebut. Namun  demikian masih banyak diantara para peserta didik yang belum memiliki  pengetahuan tentang cara cara untuk mempelajari suatu materi pelajaran.

EKSTRAKURIKULER JALAN MERAIH CITA-CITA


EKSTRAKURIKULER JALAN MERAIH CITA-CITA



A.       Pengertian Ekstrakurikuler
Ektrakurikuler merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan di sekolah yang mampu mengembangkan bakat serta potensi yang ada pada diri siswa-siswi ataupun pelajar selain pada kemampuan akademik semata. Ada juga yang sebagian orang tua yang memaparkan bahwa siswa tidak perlu mengikuti ekstrakurikuler karena dapat mengganggu proses pembelajaran akademik. Akan tetapi, ini merupakan pemahaman yang salah karena pada proses diluar pembelajaran sekolah atau ekstrakurikuler- lah para siswa-siswi bisa dan mampu untuk menunjukkan dan membangun kemampuan atau bakat baru selain dalam pelajaran akademik.

SOPAN SANTUN DALAM KEHIDUPAN


SOPAN SANTUN DALAM KEHIDUPAN




Saat ini boleh dikata sopan santun sering terlupakan. Anak-anak SMP dengan enteng memanggil kawannya dengan sebutan nama-nama binatang meski sekadar bercanda. Para sopir dengan mudah memaki-maki sopir lain karena saling berebut paling dulu. Anak-anak sekolah karena kata-kata yang buruk akhirnya tawuran yang tak jarang menimbulkan korban jiwa. Itu semua disebabkan karena tiadanya akhlak atau sopan santun.

Profil MTsN 1 Madiun

MTsN 1 Madiun

MTsN 1 Madiun terletak di Jalan Sunan Ampel No. 14 Desa Doho Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, tepatnya terletak ± 1km kearah barat dari Jalan Raya Madiun-Ponorogo seberang POM bensin Dolopo. Sedangkan lembaga pendidikan selevel sperti SMP yang mengelilingi MTsN 1 Madiun antara lain SMPN Kebonsari I, radius 4 Km kearah barat, SMPN Dolopo I, radius 3 Km kearah utara dan SMPN Dolopo 3 radius 6 Km kearah utara. Jika dari arah Kabupaten Kota Madiun berjarak 31 Km kearah selatan. Madrasah Tsanawiyah Negeri Dolopo diminati oleh anak-anak yang berada di sekitar radius 3-5 Km dari madrasah.
Masyarakat yang berada di sekitar MTsN 1 Madiun khususnya, dari struktur ekonomi umumnya menekuni bidang pertanian, mulai dari petani pemilik lahan digarap sendiri, petani penggarap lahan orang lain (sewa tanah), buruh tani terikat maupun lepas. Sedangkan sebagian kecil lainnya menekuni dalam bidang perdagangan dan pegawai, baik itu pegawai negeri ataupun pegawai swasta. Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun yang mempunyai image sebagai lembaga pendidikan biaya rendah/murah, dengan kurikulum yang berbasis lokal, menjadi alternatif bagi komunitas strata ekonomi menengah bawah (komunitas mayoritas) tersebut.
Hampir menempati prosentase 95% penduduk Kecamatan Dolopo beragama Islam yang terbagi dalam ormas keagamaan NU 75% Muhamadiyah 25%, Karena latar belakang sosial yang hampir sama dalam struktur masyarakat membentuk komunitas dan interaksi antara kedua ormas itu berjalan seimbang.
Bedirinya Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun dilatar belakangi oleh adanya kesadaran akan kelemahan umat Islam untuk menegakkan agamanya di Negara Pancasila, terkait terjadinya pemberontakan G 30 S/PKI, maka dirintislah pembentukan sebuah panitia pendiri Lembaga Pendidikan Islam Tingkat Menengah. Adapun hasil rapat dan pembentukan panitia pendiri lembaga pendidikan islam tingkat menengah;
a)            Pada tanggal 17 Agustus 1966 rapat pertama kali di rumah Bapak Moh. Cholis kepala Desa Doho Dolopo, yang hadir :
b)            Tokoh dari desa Pucang Anom     :  a). Bp. Kadis Sastrowiyono
                                                                     b). Bp. Rusmani
c)            Tokoh dari desa Doho                  :     a). Bp. Islan
                                                            b). Bp. Duryat
                                                            c). Bp. Maryuni
                                                            d). Bp. Moch. Kadis
d)       Keputusan Rapat : Berhasil mendirikan Madrasah Tsanawiyah “Darul Hikmah” di lokasi Doho Dolopo Madiun
e)  Menunjuk Kepala Sekolah : Bp. Wasit Prabosiswoyo, dan membentuk Badan Sementara/pengganti POMG dengan tugas mempersiapkan /peralatan dan mencari calon murid
Pada tahun 1968 Madrasah Tsanawiyah mulai menerima siswa baru dan mulai melaksanakan kegiatan pembelajaran. Dalam perkembangan Madrasah Tsanawiyah “Darul Hikmah” ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, terbukti banyak sekali masyarakat di sekitar Kec.Kebonsari dan Kec.Dolopo untuk mensekolahkan putera puterinya di Madrasah Tsanawiyah ini.
Pada tanggal 9 Juli 1975 Mts. “Darul Hikmah” menjadi Negeri atau dinegerikan dengan nama MTsAIN (Madrasah Tsanawiyah Islam Negeri) dan pada saat itu bersamaan peresmian gedung MTsAIN oleh Bapak Bupati Madiun yaitu Bapak Slamet Harjo Utomo. Dan pada tahun 1948/1985 Madrasah berhasil merehap 6 buah ruang belajar dan sekaligus mengubah nama menjadi MTsN 1 Madiun sampai saat ini yang sudah dikenal masyarakat Madiun.

a.    Sarana dan Prasana MTsN 1 Madiun
Tanah  MTsN 1 Madiun berasal dari Pemerintah dengan luas 5.275 m2 dan tanah wakaf seluas 10.739 m2. Total luas areal tanah 16.014 m2.
Adapun gedung yang berada di MTsN 1 Madiun memiliki luas 2.884 m2 secara umum dalam keadaan baik, adapun jumlah ruang untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang dimiliki adalah
Tabel
Daftar Sarana dan Prasarana MTsN 1 Madiun
No.
Jenis Ruang
Jumlah
1.
Ruang Kepala
1
2.
Ruang TU
1
3.
Ruang Guru
1
4.
Ruang Kelas
27
5.
Ruang Lab. IPA
1
6.
Ruang Perpustakaan
1
7.
Ruang Kopsis
1
8.
WC
4
9.
Ruang Komputer
1
10.
Gudang
1
11.
Ruang BP/ BK
1
12.
Ruang UKS
1
13.
Ruang Ketrampilan
1
14.
Mushola
1
15.
Ruang Osis
1
16.
Ruang Arsip
1

JUMLAH
45

b.         Visi, Misi, dan Nilai Organisasi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun
1.             Visi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun
Lahirnya generasi Islam yang bertaqwa, unggul, dan berwawasan lingkungan berdasarkan dengan semangat gotong royong  pada tahun 2019.

2.             Misi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun
a)  Menanamkan akhlakul karimah secara utuh dan terpadu serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan keagamaan.
b)     Menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif secara intensif kepada seluruh warga madrasah melalui pembinaan dan bimbingan akademik maupun non akademik.
c)      Melaksanakan pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan kepada seluruh SDM Madrasah untuk mengembangkan kecakapan yang berkaitan dengan bidang studi, keterampilan mengajar, soft skill, penguasaan teknologi informatika, manajemen dan kepemimpinan.
d)        Membentuk warga madrasah yang berkarakter, berbudayayang mempunyai rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat.
e)     Menciptakan lingkungan yang bersih, indah, tertib, aman, rindang, nyaman dalam suasana kekeluargaan dan semangat gotong royong.
f)        Menanamkan sikap penghematan energi air, listrik dan efisiensi ATK.
g)    Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

c.              Nilai Organisasi
1)     INTEGRITAS :  Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar;
2)        PROFESIONALITAS : Bekerja secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan       hasil terbaik;
3)        INOVASI :Menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik;
4)        TANGGUNG JAWAB : Bekerja secara tuntas dan konsekuens;
                        5)    KETELADANAN : Menjadi contoh yang baik bagi orang lain.

VISI MISI BIMBINGAN DAN KONSELING MTsN 1 MADIUN


Visi dan Misi Bimbingan dan Konseling
Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun


Visi
Visi bimbingan dan konseling adalah terwujudnya layanan bimbingan dan konseling yang profesional dalam memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli menuju pribadi unggul dalam imtak, iptek, tangguh, mandiri dan bertanggung jawab.

Misi
1)  Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling yang memandirikan peserta didik/konseli berdasarkan pendekatan yang humanis dan multikultur;
2)         Membangun kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan pihak lain dalam rangka menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling;
3)   Meningkatkan mutu guru bimbingan dan konseling atau konselor melalui kegiatan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.

CYBER-COUNSELING

Cyber-Counseling di MTsN 1 Madiun

Di zaman teknologi seperti sekarang ini, setiap individu termasuk siswa dituntut untuk siap bersaing meraih kualitas hidup agar dapat mandiri. Tidak ajarang, dalam proses mencapai kemandirian tersebut, siswa menghadapi masalah yang membebani perkembangan fisik dan psikologisnya. Terkadang permasalahan tersebut tidak mampu diatasi sendiri oleh siswa. Mereka memerlukan pelayanan yang secara sistematis mampu membantu mengatasi masalah yang dihadapinya sehingga siswa mampu mengembangkan dirinya ke arah peningkatan kualitas kehidupan efektif sehari-hari.
Dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah, terdapat layanan konseling individu untuk membantu siswa memecahkan masalahnya. Menurut Hellen (2000), konseling individu adalah layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan siswa atau konseli mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan) dengan guru pembimbing dalam rangka pembahasan pengentasan masalah pribadi yang dialami oleh siswa atau konseli. Dari definisi konseling individu tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan konseling individu antara Guru BK dan siswa harus tatap muka secara face to face.
Lantas bagaimana jika ada siswa yang sedang menghadapi masalah genting dan ingin konseling dengan Guru BK tetapi tidak memungkinkan bertatap muka karena perbedaan tempat? Atau karena kurang nyaman melakukan konseling di ruang BK karena tidak tersedianya ruang konseling individu? Apakah Guru BK harus menolaknya karena kendala-kendala tersebut?
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka kami Guru BK di MTsN 1 Madiun akan berupaya membantu siswa yang ingin melakukan konseling baik secara individu maupun kelompok melalui konseling dunia maya (cyber-counseling). Inovasi ini diambil untuk mengoptimalkan pemberian layanan bimbingan dan konseling kepada siswa sehingga kesulitan yang dialami dapat teratasi dengan cepat dan terselesaikan dengan baik. Melalui cyber-counseling juga menunjukkan bahwa Guru BK telah melaksanakan tugasnya berdasar pada landasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Moh Surya (2006) mengemukakan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, interaksi antara konselor dengan klien tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi dapat juga dilakukan melalui hubungan secara virtual (maya) melalui internet, dalam bentuk cyber-counseling.
Media cyber yang digunakan dalam melakukan cyber-counseling ini adalah dengan memanfaatkan video call dan chatt pada aplikasi whatsapp serta media sosial facebook dan instagram. Dengan model konseling ini, Guru BK dan siswa tetap dapat bertatap muka dan berkomunikasi lisan selama proses konseling.
Sebagai dasar pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam bentuk cyber-counseling, Kepala MTsN 1 Madiun telah mengesahkan SK sebagai dasar kami dalam melaksanakan layanan ini. Adapun SK tersebut adalah sebagai berikut :
SK Pelaksanaan Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling Online

SK Pelaksanaan Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling Online

SK Pelaksanaan Kegiatan Layanan Bimbingan dan Konseling Online